Semesta Menginspirasi

 Manusia makhluk tak sempurna. Manusia tak mungkin menghindari keniscayaan semesta atau sunnatullah. Energi sentripetal menariknya. Bahkan manusia diam saja, acap kali ada gaya enersial yang memantik dalam mencari titik temu. Perbedaan acapkali menjadi akar sebuah permasalahan menjadi penghias bumi yang di hunus sikap egois, sikap keras kepala bahkan kepongahan. Hal tersebut seperti langgeng mentransaksikan sentimen suku, etnis dan ras seseorang. 

Kekuatanmu ada pada dirimu sendiri, berhentilah mengeluh. Disaat rindumu tak kunjung hadir, tak menemukan Kata maka bersujudlah, Sampaikan rindumu yang menggebu pada Tuhanmu.



0 Komentar

Menulis Cerita

 Kata orang menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Menunggu satu jam sebelum lomba menulis cerita dimulai terasa seperti duduk di antara rasa gugup dan harapan. Aula masih setengah ramai, suara kursi yang digeser bercampur dengan obrolan pelan para peserta lain. Aku memandangi layar laptop yang masih kosong, sementara jemariku sesekali mengetuk meja tanpa irama. Di sudut ruangan, aroma kopi dan kertas baru membuat suasana terasa lebih hidup, tetapi waktu berjalan lambat seperti sengaja menguji kesabaran. Sesekali aku membuka kembali catatan ide cerita yang sudah disiapkan, lalu menutupnya lagi karena takut justru kehilangan inspirasi saat lomba benar-benar dimulai. Panitia sibuk mondar-mandir memeriksa perlengkapan, sementara suara mikrofon yang sesekali berdengung membuat semua orang spontan menoleh ke depan. Di tengah penantian itu, ada perasaan aneh yang sulit dijelaskan—campuran antara cemas, penasaran, dan semangat untuk segera membuktikan kemampuan lewat tulisan. Jam d...