18
Februari 2024
Herlina
Kelas
B
Jumalah
kata 420
“Jika seseorang di antara kalian berjumpa dengan saudaranya maka
hendaklah memberi salam kepadanya. Jika antara ia dengan saudaranya terhalang
pepohonan, dinding, atau bebatuan kemudian mereka berjumpa kembali, maka
ucapkan salam kepadanya” (HR.Abu Daud).
Salam adalah doa
Alangkah bersyukurnya kita bila setiap langkah
berjumpa dengan dengan orang yang mengucap salam.
Salam merupakan proses interaksi yang dilakukan
antara seseorang dengan yang lain. Salam mengandung endorfim yang dapat membuat
orang senang, gembira, dan bahagia.
Kenyataannya
kondisi saat ini, pergeseran nilai pergaulan pun menimpah peserta didik di
sekolah sudah mengkhawatirkan, prilaku sosial dan emosional seakan-akan sudah
lepas kontrol bagi peserta didik. Kadang ketika melakukan kesalahan lalu
mendapat teguran gurunya, nilai etika dan budaya seakan terlupakan. Kecanggihan
dan kemoderman membentuknya berpikir praktis mendahulukan emosi, kesenangan
sesaat membuatnya merasa bahagia tanpa berpikir tentang dampaknya bagi orang
lain.
Kondisi
tersebut mengharuskan pihak sekolah memikirkan solusi yang dapat membendung
permasalahan yang menggandrungi peserta didik. Penumbuhan sikap dan budaya
positif digalakkan dan dibudayakan. Salah satunya adalah pembiasaan budaya
salam tersebut agar di sekolah yang bertujuan menumbuhkan sikap saling
menghormati, saling menghargai antar sesama.
Pembiasaan
akan membentuk sebuah budaya yang dapat menopang keberadaan prilaku peserta
didik yang diharapkan. Menyebarkan salam merupakan pembiasaan yang
sangat positif bagi setiap orang. Ucapan salam sangat indah yang biasa
diucapkan sebagai ikatan silaturrahim, bentuk kasih sayang, sebagai ungkapan
cinta, dan paling mengagungkan salam adalah sebuah doa bagi sesama manusia.
Berbagai macam ucapan salam “Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh bagi orang islam, bagai yang lain ada yang berucap
selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam. Semua itu biasanya
terdengar saat bertemu dengan seseorang. Sungguh sangat menyenangkan. Lalu
tegur sapa biasanya dengan ucapan apa kabar, bagaimana kabarmu, selamat datang,
semua sapaan itu menumbuhkan keakraban, persaudaraan, pertemanan.
Salam
mengantarkan kita menciptakan awal komunikasi menyenangkan apalagi bila
disertai dengan senyuman. Dengan salam dapat menciptakan suasana kerja dalam
keceriaan, kegembiraan, sehingga semangat bekerja membuahkan dan menciptakan
seluruh giat yang dilakukan penuh semangat dan gembira.
Penerapan budaya
salam di sekolah merupakan upaya pembiasaan yang harus dilakukan oleh semua
warga sekolah, baik antar guru dengan rekan sebaya, dengan kepala sekolah,
peserta didik dengan guru, dan antar
peserta didik. Budaya salam ini akan menumbuhkan sopan dan santun dalam berucap
dan bertindak. Ketika pagi hari guru menyambut pesrta didik di gerbang sekolah,
tentu dengan salam. Apabila hal tersebut tercipta dengan baik, maka warga
sekolah tentu merasa nyaman dan bahagia.
0 Komentar