PEMBUKAAN LOKAKARYA PERDANA PGP ANGKATAN 3

 


Sabtu, 7 Agustus 2021 kegiatan lokakarya perdana untuk calon guru penggerak (CGP), angkatan 3 untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat dilaksanakan di Aruna Resort & Convention, Senggigi yang diselenggarakan oleh Penjas BK PPPPTK.

Kegiatan lokakarya dilaksanakan satu hari penuh ini diikuti sekitar 2000 orang terdiri atas 2 room zoom meathing yang berasal dari Provinsi unsur Dinas Kabupaten, kepala sekolah, Fasilitator,  Pengajar Praktik dan Calon Guru Penggerak yang dinyatakan lulus setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi guru penggerak yang dilakukan oleh Kemendikbud.

Semangat dan keantusiasan peserta tampak terlihat sejak para peserta bersiap menanti pembukaan di mulai. Kegiatan sedikit terlambat berhubung kesalahan teknis sehingga awalnya terjadwal pembukaan pada pukul 07.30 PM waktu Jakarta molor ke pukul 08.45 PM WIB.  Kegiatan pembukaan lokakarya perdana dilakukan secara daring. Kegiatan pembukaan dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, lagu Mars Guru Penggerak secara bersama-sama. Lalu disusul pembacaan doa oleh pak Susanto .Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari perwakilan P4TK BK yang disampaikan oleh Bapak Kristiawan

Beliau menyampaikan beberapa hal penting diantaranya:

1.    CGP angkatan 3 ini wilayah yang menjadi binaan Penjaskes P4TK BK berasal dari Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan  berjumlah sekitar 2000 orang terdiri 2 room zoom meathing.

2.    Kegiatan CGP dilakukan selama 9 bulan mulai dari  lokakarya 0 tanggal 7 Agustus 2021 sampai 7 April 2022.

3.    Program guru penggerak merupakan kegiatan Kemendiknas. Sebagai wadah transpormasi pendidikan yakni membentuk Pelajar Pancasila. Guru Penggerak sebagai pemimpin pembelajaran. Merdeka Belajar diharapkan bisa menggerakkan ekosistem pendidikan dan mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid.

4.    Dinas dan kepala sekolah sengaja dilibatkan dalam program ini diharapkan agar bisa mendukung kegiatan ini dan bisa mengenal program CGP secara menyeluruh.

Demikian Kegiatan pembukaan lokakarya perdana Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 3.


0 Komentar

Menulis Cerita

 Kata orang menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Menunggu satu jam sebelum lomba menulis cerita dimulai terasa seperti duduk di antara rasa gugup dan harapan. Aula masih setengah ramai, suara kursi yang digeser bercampur dengan obrolan pelan para peserta lain. Aku memandangi layar laptop yang masih kosong, sementara jemariku sesekali mengetuk meja tanpa irama. Di sudut ruangan, aroma kopi dan kertas baru membuat suasana terasa lebih hidup, tetapi waktu berjalan lambat seperti sengaja menguji kesabaran. Sesekali aku membuka kembali catatan ide cerita yang sudah disiapkan, lalu menutupnya lagi karena takut justru kehilangan inspirasi saat lomba benar-benar dimulai. Panitia sibuk mondar-mandir memeriksa perlengkapan, sementara suara mikrofon yang sesekali berdengung membuat semua orang spontan menoleh ke depan. Di tengah penantian itu, ada perasaan aneh yang sulit dijelaskan—campuran antara cemas, penasaran, dan semangat untuk segera membuktikan kemampuan lewat tulisan. Jam d...