Kerangka pembelajaran sesuai filosofi pemikiran
Ki Hajar Dewantara (KHD) dengan budaya daerah adalah Siwaliparri. Kearifan local siwaliparri
adalah salah satu tradisi yang bermakna tolong menolong dalam menghadapi
permasalahan dan kesulitan secara bersama-sama. Sama rasa sama dapat. Baik
dalam rumpun keluarga maupun masyarakat.
Kerangka Pemikiran siwaliparri dapat di jadikan sebagai pembelajaran mengenai
nilai-nilai positif dalam tradisi tersebut:
1. Kerja sama (saling membantu)
2. Gotong royong (bahu membahu mencapai dalam tujuan yang diharapkan.
3. Kebersamaan (rasa kekeluargaan atau persaudaraan)
4. Persatuan (keberagaman corak atau ras/suku satu dalam kebulatan yang
utuh dan serasi.
5. Saling menghargai
Lima nilai positif tersebut
dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Nilai yang disepakati adalah gotong
royong.
1.
Karena sesuai dengan penerapan
pembelajaran pembelajaran abad 21 4C (Critical tingking, communication,
collaboration, creaticity). Dalam pembelajaran tersebut mengaktifkan murid.
2.
Karena sesuai dengan profil
pelajar Pancasila.
Identifikasi dan kekuatan dan
potensi yang dimiliki sekolah
1.
Potensi peserta didik
2.
Sarana prasarana
3.
Dukungan Kepala Sekolah, teman sejawat
Tujuannya pendidikan nasional sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara
yaitu mewujudkan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi yang
berprilaku yang sesuai nilai-nilai Pancasila. Pendidikan utama merupakan suatu
usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan manusia baik dalam
kehidupan bermasyarakat maupun berbudaya.
Indikator:
1.
0 Komentar